Catatan Xahara

hijrahku part II

Bagaimana aku ga suka tinggal di kota Jakarta, semuanya ga bersahabat  dari  awal aku ada di kota ini. Dulu aku sering bilang sama siapapun yang menyarankanku mencari pekerjaan di Jakarta bahwa “Jakarta is not my favorite city”. Dulu yang ada di kepalaku saat orang nyebutin nama “Jakarta” adalah got  yg  penuh sampah dan rumah-rumah kumuh. Dan benar itu memang selalu kutemui saat ini.

Mau flashback kisah kedatanganku ke “unfavorite city”….

…Lima bulan setelah mendapatkan gelar sarjanaku, aku belum juga bekerja. Lamaran sudah terkirim ke lebih dari 100 perusahaan, liwat pos, ke pos satpam (bukan berarti aku ngelamar jadi satpam tentunya), dan ke job fair. Tapi hasilnya NOL besar. Interview dan psikotest hampir setiap hari, coba hitung dalam 5 bulan berarti (5x4minggu)=20 minggu. Dalam satu minggu aku menjalani 3 test (20×3)=60. Yang berarti bahwa selama 5 bulan menganggur aku  sudah menjalani 60 test. Dan dari test itu tidak satupun yang berhasil, walaupun materi atau pertanyaan  dalam test selalu (hampir) sama. Mungkin emang  sudah suratan tangan.

Emak dari kampung udah ngomel.. “huhhh, apa guna ijasahmu itu kalau ga bisa diterima kerja sampe 5 bulan?? Si Anu yang lulusan esempe aja udah bisa ngirim duit ke emak bapaknya tiap bulan”. Sodara dan handaitaulan udah mulai kasak-kusuk, padahal  mereka sama sekali tidak dirugikan oleh kondisi ke-pengangguran ku :-/

Akhirnya setelah merenung, memikirkan dan mencerna segala yang terjadi akhirnya aku memutuskan untuk mencari pekerjaan di  Jakarta. Rencana keberangkatan sudah kususun dengan baik. Rencana  A di  Jakarta aku akan menumpang di rumah saudarinya bapak untuk sementara sampai aku mendapatkan perkerjaan dan memiliki sallary yang cukup untuk ngontrak sendiri, dan aku punya rencana B yaitu jika dalam 2 bulan aku belum diterima kerja aku ingin pergi ke Papua. Entah apa yang ada di otakku saat memikirkan rencana B ini.

Rencana A sangat berat rasanya. Aku bisa menebak apa yg akan terjadi kalau aku tinggal di rumah itu. She was not a good aunty for me. Aku ga pernah akur dengan nyonya yang satu itu. Rambutnya pasti masih kriting seperti yg dulu. Ufffftttt benar! Dia masih kriting. Dan rencana B juga hanya sebatas rencana karena aku ga berani ngambil resiko untuk terbang ke sana.

Aku berangkat tanggal 2 Juni 2010 jam 11.00. Dianterin my beloved friend. Setelah berpelukan dan sedikit berbagi air mata dengan mereka aku pun berangkat. Aku masuk untuk check in. Tas yg kubawa lumayan berat. (Mungkin) karena melihatku kesusahan mengangkat tas beratku itu, seorang portir bandara datang dan membantuku mengangkat tas. Saat hendak masuk  ke ruang tunggu siportir memanggilku. “mbak bayar donk.  Kan tasnya sudah saya angkat.” Okey, kurogoh sakuku dan satu lembar uang lima ribuan pun berpindah ke tangannya. Dan apa yg terjadi? Dengan sadisnya dia melemparkan uang itu ke muka ku. Damn! Dia bilang, “Kau pikir aku apa? Makan tuh uang, aku ga butuh uangmu!!!” Hello???? Yang tadi minta  bayaran siapa??

Seminggu setelah tiba di jakarta dan tinggal di rumah my “unfavorite” aunty, aku kena penyakit mata yg memang lagi mewabah di lingkungan itu, aku menyebut penyakit itu dengan nama KUTUKANMATAMERAH. Semua orang pake kacamata hitam. Banyangkan! Kemana-mana harus pake kacamata hitam, bawa tissue (siapa tau ada sesuatu di mata), dan setiap pagi harus dengan susah payah membuka mata karena ada sesuatu yg membuat mata itu tertutup lengket dan mengering. Yaiksssss. Dan seminggu setelah sembuh dari KUTUKANMATAMERAH, aku terjangkit penyakit BATUKKAMPRET. Sakitnya batuk panjang kering dan gatal membuat suaraku jadi serak tak berdaya.

to be continued.. :-D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 25 Januari 2011 by in ceritaku and tagged .
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 82 pengikut lainnya.